Mau percaya atau tidak namun semua sudah terjadi terwujudnya Karang Kursi di Karang Hawu karena kuasa ALLAH SWT yang saat itu biasa di duduki oleh alm.Ir.Soekarno untuk bertafakur seperti diketahui bahwa beliaulah yang menjadikan negara ini tadinya Kerajaan menjadi Republik yang dipimpin seorang Presiden.
Sekarang Karang Kursi sudah tidak bisa di datangi apalagi untuk di duduki sambil bertafakur sebab terhantam ombak besar, yang jadi keanehannya kenapa baru sekarang padahal dari dulu juga kena ombak dan tidak kenapa-kenapa.
Itu tandanya bahwa tidak akan ada lagi yang namanya negara Republik seiring dengan mulai terkuak ke bobrokan seluruh departemen pemerintahan.
Walahualam.......namun itu yang di tafsirkan oleh orang yang paham akan hal gaib bahwa kejadian tsb suatu tanda.
Insya Allah tidak lama lagi akan berdiri Galuh Pakuan Mandiri,
dimana yang disebut raga gaib Wahyu Keraton sudah menemukan raga yang benar yaitu Satria Pininggit Sejati dan Ratu Tanpa Mahkota yang keduanya sama-sama memiliki Trah Majapahit dan Trah Pajajaran.
Jadi akan sia-sia para calon Presiden 2014 untuk ingin bisa memiliki raga gaib Wahyu Keraton sebab tidak akan pernah keluar lagi dari raga yang memang sudah waktunya harus hadir untuk menjadikan negara ini tidak terus berlarut-larut seperti saat ini.
Bagaimana bisa wujudkan Galuh Pakuan Mandiri sebab diperlukan dana yang tidak sedikit, Insya Allah dana tsb halal dan tidak merugikan siapapun apalagi negara dan rakyat semua memang sudah kehendak ALLAH SWT.
Bagi ALLAH SWT tdk ada yang tak mungkin, tentu diperlukan suatu Kebesaran ALLAH SWT/muzizat nah itu yang selalu diyakini oleh beliau berdua.
Hanya waktu sbb manusia itu dikalahkan oleh waktu.
Jika sudah saatnya maka akan diketahui semua kebenaran yang diuraikan disini.
Silahkan saja mencoba untuk memanggil raga Wahyu Keraton
untuk para calon Presiden 2014, dan saya pastikan tidak akan pernah bisa. Sekali saya ucapkan tidak bisa ya tetap tidak bisa. Ucapan saya itu Saciduh Metu Saucap Nyata, selalu terwujud jangankan diucapkan baru niat saja dalam hati terwujud kok.
Coba saja buktikan ucapan saya dengan memanggil raga gaib
Wahyu Keraton benar tidak perkataan yang saya uraikan ini.